Home Data & Statistic Disorder Wasir, Ambeien atau Hemorrhoid yang Menjengkelkan

Who's Online

We have 5 guests online
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow


Designed by:
SiteGround web hosting Joomla Templates
BookmarkAddict.com

Wasir, Ambeien atau Hemorrhoid yang Menjengkelkan

PDF Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Written by Lee Cochi   
Wednesday, 12 November 2008 13:50

wasir, ambeien, hemorrhoid

Penyakit wasir atau ambien yang dalam dunia kedokteran dikenal dengan sebutan Hemorrhoid, tentu sudah tidak asing lagi bagi hampir semua orang. Penyakit ini juga sering ditemukan di masyarakat, serta tentu saja sangat menjengkelkan bagi siapapun penderitanya.Terlebih lagi dengan kondisi pekerjaan jaman sekarang yang mengkondisikan kita duduk lama di depan komputer, kebiasaan ini akan memicu resiko terkena Wasir / Ambeien tadi.

Prof. dr. ABDUS SJUKUR SpB dokter RS dr. Soetomo pembicara dalam seminar awam seputar wasir di Siloam Hospitals, Minggu (13/05) pada suarasurabaya.net mengatakan semua manusia dewasa jika diteropong pasti mempunyai wasir, namun wasir itu masih disebut normal atau ‘wasir fisiologis’.

Sehingga kata ABDUS tidak semua orang memerlukan pengobatan. Hanya sebagian kecil saja yang memerlukan pertolongan medis, yakni mereka yang mengeluhkan terjadi perdarahan, adanya benjolan dan gatal-gatal.

ABDUS menjelaskan yang disebut wasir adalah varices yaitu pelebaran pembuluh darah balik vena yang menonjol dan ditutupi mukosa yang terjadi di daerah anus. Wasir dapat dibagi menjadi dua macam yaitu wasir luar dan wasir dalam. Namun ada juga wasir dalam yang bisa keluar (prolapsed) tergantung pada stadium atau tahapnnya, sedangkan wasir luar selalu berada di luar anus dan selalu ditutupi kulit bukan mukosas.

Penyakit wasir sebenarnya bukanlah penyakit mematikan, namun kebanyakan orang tidak mengetahui pemicu, pencegahan dan pengobatannya. Ini terbukti masih banyaknya masyarakat yang beranggapan bila Buang Air Besar (BAB) berdarah, maka dianggap menderita wasir.

Selain itu anggapan bahwa jika menderita wasir harus selalu dioperasi. Tentu tidak sesederhana itu, ada tahapan identifikasi dan pemeriksaan dalam untuk memastikan seseorang menderita wasir dan perlu melakukan operasi.

ultroid-lg

Di dunia ini hanya 15% saja penderita wasir yang dioperasi, sedangkan 85% dapat disembuhkan tanpa operasi. Ini tergantung dari stadium wasir yang diderita masing-masing orang. Ada empat stadium wasir, yakni stadium I, wasir didalam dubur. Stadium II jika mengejan wasir keluar dan bisa masuk sendiri, Stadium III wasir keluar sendiri dan bisa di masukkan, dan stadium IV waisr di luar terus.

Dengan mengetahui stadium atau tingkatan wasir akan mudah dilakukan penangganan medis, misalnya untuk stadium I dan II penanganannya dengan cara konservatif atau tanpa operasi. Sedangkan pada stadium III dan IV penanganannya dilakukan dengan operasi.

“Tidak semua wasir harus dioperasi bisa juga tanpa operasi, tergantung pada tingkatannya. Pada penanganan konservatif atau tanpa operasi ada tiga macam penanganan yaitu perubahan gaya hidup, obat-obatan untuk diminum dan obat-obatan dari dubur.” papar ABDUS.

Saat ditanya apakah wasir juga merupakan penyakit keturunan, Abdus menjawab faktor keturunan bukan pada ‘wasirnya’, tetapi dalam tubuh manusia khususnya daerah anus terdapat jaringan ikat yang mengikat pembuluh darah agar tidak turun. Jaringan ikat inilah yang bisa menjadi faktor keturunan penyebab wasir.

Ada beberapa faktor lain yang memicu terjadinya wasir, yaitu selain keturunan jaringan ikat, pekerjaan pada orang-orang yang menghabiskan waktu seharian dengan duduk lama, bentuk tubuh, berak atau kencing dan sikap saat BAB harus waspada. Terlebih lagi kalau mereka ini hanya mengonsumsi sedikit air dan sayuran. Kalangan inilah yang berpotensi besar terserang penyakit wasir atau ambeien.

Selain memerlukan penanganan medis, pasien dan keluarga pasien juga harus terus melakukan pencegahan. Diantaranya merubah pola hidup seperti pola makan, diet, makanan berserta, konsumsi buah pisang dan pepaya, minum air putih 1,5-2 liter per hari, olah raga teratur, bila BAB jangan lebih dari 30 menit, bila duduk jangan lebih dari 2 jam harus diselingi dengan berdiri atau berjalan 5-10 menit.

Sekarang ini kata Abdus ada paradigma baru dalam proses penanganan penyakit wasir. Dalam melakukan diagnosis internal harus dilengkapi dengan pemeriksaan protoskopi, menentukan letak, jumlah dan besarnya masing-masing benjolan, menentukan stadium atau tingkatan.

Dalam paradigma baru ini pengobatan konservatif dilakukan selama 6 minggu, jika gejala sudah hilang bukan berarti sembuh, karena semua gejala rata-rata hilang dalam seminggu pertama berobat. Evaluasi harus dengan protoskopi minimal 2 minggu sekali berturut-turut.

_____________________________________

OBAT WASIR / AMBEIEN / HEMORRHOID
 
Obat pencernaan golongan ini untuk permasalahan pada anus yaitu hemoroid/wasir atau luka. Kandungan obat hemorrhoid / wasir di Indonesia bisa dijabarkan sebagai berikut :
  1. Polidocanol

    Polidocanol untuk wasir / hemorrhoid dalam bentuk sediaan injeksi (ampul).

  2. Senyawa bismuth dan kombinasinya

    Terdapat kombinasi dengan Hydrokortison, sediaan obat wasir ini biasa dalam bentuk suppositoria.

  3. Ekstrak tumbuh-tumbuhan

    Banyak zat berkhasiat dari ekstrak tumbuh-tumbuhan yang digunakan untuk mengurangi gejala penyakit. Seperti : Graptophyllum pictum, Sophora japonica , Rubia cordifolia , Coleus atropurpureus , Sanguisorba officinalis , Kaemferiae angustifoliae , Curcuma heyneanae

    Ada yang dalam bentuk kapsul untuk oral maupun dalam bentuk suppositoria dan salep untuk pemakaian luar.

  4. Senyawa flucortolone dan kombinasinya

    Sediaan yang tersedia untuk obat wasir dengan kandungan zat aktif ini adalah suppositoria dan krim untuk pemakaian lokal.

    Selain obat di atas juga ada kombinasi lainnya senyawa alumunium, senyawa zinc, hydrokortison dan lidokain dalam bentuk krim.

    Pada obat ini Lidokain berfungsi untuk menghilangkan rasa tidak enak/sakit karena bersifat bius lokal.

 
PENGOBATAN
 
Biasanya, wasir tidak membutuhkan pengobatan kecuali bila menyebabkan gejala. Obat pelunak tinja atau psilium bisa mengurangi sembelit dan peregangan yang menyertainya.  Suntikan skleroterapi diberikan kepada penderita wasir yang mengalami perdarahan. Dengan suntikan ini, vena digantikan oleh jaringan parut.

Wasir dalam yang besar dan tidak bereaksi terhadap suntikan skleroterapi, diikat dengan pita karet. Cara ini, disebut ligasi pita karet, meyebabkan wasir menjadi layu dan putus tanpa rasa sakit. Pengobatan ini dilakukan dengan selang waktu 2 minggu atau lebih. Mungkin diperlukan 3-6 kali pengobatan. Wasir juga bisa dihancurkan dengan menggunakan laser (perusakan laser), sinar infra merah (fotokoagulasi infra merah) atau dengan arus listrik (elektrokoagulasi). Pembedahan mungkin digunakan bila pengobatan lain gagal.

Bila wasir dengan bekuan darah menyebabkan nyeri, maka bisa diobati dengan cara:

  • duduk berendam dalam air hangat
  • mengoleskan salep obat bius lokal
  • pengompresan dengan kemiri.

Nyeri dan pembengkakan biasanya akan berkurang beberapa saat kemudian, dan bekuan menghilang setelah 4-6 minggu. Pilihan lainnya adalah memotong vena dan mengeluarkan bekuan, yang dengan segera akan mengurangi nyeri.

 

wasir, ambeien, hemorrhoid

DEFINISI

Hemorrhoid (Wasir) adalah pembengkakan jaringan yang mengandung pembuluh balik (vena) dan terletak di dinding rektum dan anus.

Anus merupakan lubang di ujung saluran pencernaan dimana limbah (tinja, kotoran) keluar dari dalam tubuh.

Rektum merupakan bagian dari saluran pencernaan diatas anus, dimana tinja disimpan sebelum dikeluarkan dari tubuh melalui anus. Hemorrhoid bisa mengalami peradangan, menyebabkan terbentuknya bekuan darah (trombus), perdarahan atau akan membesar dan menonjol keluar.

Wasir yang tetap berada di anus disebut hemorrhoid interna (wasir dalam) dan wasir yang keluar dari anus disebut hemoroid eksternal (wasir luar).

Wasir bisa terjadi karena peregangan berulang selama buang air besar, dan sembelit (kesulitan buang air besar, konstipasi) bisa membuat peregangannya bertambah buruk. Penyakit hati menyebabkan kenaikan tekanan darah pada vena portal dan kadang-kadang menyebabkan terbentuknya wasir.

Wasir bisa mengeluarkan darah, terutama setelah buang air besar, sehingga tinja mengandung darah atau terdapat bercak darah di handuk/tisu kamar mandi. Darahnya bisa membuat air di kakus menjadi merah. Tetapi jumlah darah biasanya sedikit dan wasir jarang menyebabkan kehilangan darah yang berat atau anemia.

Wasir yang menonjol keluar mungkin harus dimasukkan kembali dengan tangan perlahan-lahan atau bisa juga masuk dengan sendirinya. Wasir dapat membengkak dan menjadi nyeri bila permukaannya terkena gesekan atau jika di dalamnya terbentuk bekuan darah. Kadang wasir bisa mengeluarkan lendir dan menimbulkan perasaan bahwa masih ada isi rektum yang belum dikeluarkan.

Gatal pada daerah anus (pruritus ani) bukan gejala dari wasir. Rasa gatal bisa terjadi karena sulit untuk menjaga kebersihan di daerah yang terasa nyeri ini.

Untuk pemilihan golongan obat ini yang tepat ada baiknya anda harus periksakan diri dan konsultasi ke dokter.

 

Sumber : http://prayudi.wordpress.com/2007/05/18/deteksi-dini-wasir dan http://www.medicastore.com/apotik_online/obat_pencernaan/obat_hemoroid.htm

 

 

 

 
BookmarkAddict.com